Health

Mitos Atau Fakta..?? Kipas Angin Akan Menyebabkan Paru-Paru Basah

BeritaPopular.com Negara tropis seperti Indonesia, kipas angin tentu menjadi andalan untuk mengusir udara panas. Namun, selama ini banyak yang percaya kalau tidur malam hari dengan kipas angin menyala bisa menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah paru-paru basah.

Namun, apakah ini Mitos atau Fakta?

Paru-paru basah atau dalam dunia medis disebut pneumonia adalah infeksi yang menyerang paru-paru, khususnya di salah satu atau kedua kantung udara. Karena infeksi inilah, kantung menjadi penuh dengan nanah dan timbul gejala klasik pneumonia seperti demam, sesak napas, dan menggigil.

Berbagai kuman, termasuk bakteri, jamur, virus, dan parasit, bisa menyebabkan pneumonia. Tidak hanya itu, penyakit ini bisa menyerang siapa saja, baik tua ataupun muda. Namun, mereka yang punya sistem kekebalan tubuh yang lemah dan gangguan kesehatan lainnya bisa mengalami komplikasi yang lebih parah, seperti gagal napas, sepsis (keracunan darah), bahkan kematian.

Lalu benarkah tidur dengan kipas angin menyala bisa menyebabkan pneumonia?

Seorang dokter di Inggris, Anay Bhalerao, membantah mitos ini. Jadi, pneumonia bukan disebabkan oleh kipas angin yang dibiarkan menyala saat tidur.

“Kualitas udara yang buruk, pengap, atau bahkan debu bisa menyebabkan pilek. Perputaran udara oleh kipas angin memang dapat memperparahnya, tetapi tidak menyebabkan pneumonia,” ungkap Bhalerao.

“Penyakit seperti pneumonia dan flu disebabkan oleh patogen. Patogen ini menyebar dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak jarak dekat. Asalkan tidak berinteraksi dengan patogen ini dan punya kekebalan tubuh yang kuat, kita tidak akan tertular flu atau pneumonia,” sambung Bhalerao.

Selain itu, agar terhindar dari masalah pernapasan lainnya saat memakai kipas angin, dokter yang bekerja di Inggris ini juga menganjurkan menjaga kebersihan, seperti rutin membersihkan kipas angin, rutin membersihkan ruangan, memastikan udara di ruangan tersirkulasi dengan baik, dan rajin mencuci tangan. [BP]

Share:

Leave a reply